Bupati Kebumen Ingatkan dan Himbau Bahaya DBD usai Ada 86 Kasus di Kebumen

- 20 April 2024, 08:33 WIB
Bupati Arif Sugiyanto saat melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Serentak di Desa Ambalkliwonan, Kecamatan Ambal, pada Jum'at, 19 April 2024.
Bupati Arif Sugiyanto saat melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Serentak di Desa Ambalkliwonan, Kecamatan Ambal, pada Jum'at, 19 April 2024. /Diskominfo Kab. Kebumen

KEBUMEN TALK - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengimbau kepada masyarakat selalu peduli menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

Sebab, di musim penghujan ini, masyarakat rentan terkena penyakit demam berdarah (DBD) yang disebabkan virus nyamuk Aedes Aegypti.

Hal itu disampaikan Bupati saat melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Serentak di Desa Ambalkliwonan, Kecamatan Ambal, pada Jum'at, 19 April 2024 dengan pengecekan tempat-tempat yang biasa dijadikan sebagai sarang nyamuk.

Bupati menyebut kasus demam berdarah di berbagai daerah kini sedang tinggi. Di wilayah Pantura saja sampai 1.800 kasus.

Baca Juga: Bahasa yang Dipakai Warga Kebumen, Ternyata Punya Perbedaan Unik!

Sedangkan di Kebumen mencapai 86 kasus. Persoalan ini kata Bupati, tidak boleh dipandang enteng dan harus jadi perhatian bersama.

"Penyakit demam berdarah ini jangan dianggap enteng. Ini penyakit berbahaya, menular dan bisa menyebabkan kematian kalau sampai telat dilakukan penanganan. Persoalannya karena kita kurang bisa menjaga kebersihan, dimana nyamuk mudah bersarang di tempat-tempat yang lembab," ujar Bupati.

Masyarakat kata Bupati, harus punya kesadaran untuk membersihkan lingkungan dengan 3 M, yakni mencuci, menutup, dan mengubur.

Tempat penampungan air harus sering dibersihkan, ditutup, dan sampah-sampah yang berserakan harus dikubur.

Halaman:

Editor: Muhammad Mugi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah