Saat Konser Amal Muktamar NU ke 34, Ketua PBNU Tuntun Perempuan Asal Bali Masuk Islam

- 14 Desember 2021, 17:20 WIB
Ketua PBNU K.H Said Aqil Siradj saat berfoto bersama Ketua Tanfidzhiyah PCNU Kabupaten Serang Muhammad Robi usai pelantikan di ponpes Moderat Ath Thohiriyah Pelamunan Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang, Sabtu 4 Desember 2021.
Ketua PBNU K.H Said Aqil Siradj saat berfoto bersama Ketua Tanfidzhiyah PCNU Kabupaten Serang Muhammad Robi usai pelantikan di ponpes Moderat Ath Thohiriyah Pelamunan Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang, Sabtu 4 Desember 2021. /Kabar Banten/Kabar Banten/

KEBUMEN TALK – Seorang wanita non-muslim asal Bali, Yiyi, dituntun Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Aqil Siroj, memeluk Islam pada Senin, 13 Desember 2021, malam. Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat tersebut berlangsung di tengah acara konser amal “Road to Lampung” yang digelar di Balai Sarbini Jakarta.  

“Mabruk, barakallah wa lakum,” kata Kiai Said.

Sebagaimana dikutip KebumenTalk.com dari NUOnline, hal itu diungkapkannya usai menuntun Yiyi membaca dua kalimat syahadat.  

Baca Juga: Tinjau Lumbung Pangan di Desa Bansari Temanggung, Jokowi Pastikan Petani Bawang Mendapatkan keuntungan

Awal mulanya,perempuan asal Bali tersebut berkehendak kepada Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyajarta KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang karib disapa Gus Miftah untuk mengislamkannya. Namun pada kesempatan itu, Gus Miftah menilai bahwa akan lebih baik jika Kiai Said yang turut hadir pada konser amal tersebut untuk mengislamkan Yiyi.

“Kalau yang mengislamkannya saya, sudah biasa. Mau nggak diislamkan oleh ketum PBNU?” tanya Gus Miftah kepada Yiyi.  

 “Mohon waktunya, Buya Said untuk bisa ke panggung,” pinta Gus Miftah kepada Kiai Said.   Setelah membaca dua kalimat syahadat yang dituntun oleh Kiai Said, Yiyi resmi memeluk agama Islam.

Baca Juga: Jokowi Ikut Terjun Mengawal Kasus Pemerkosaan 12 Santriwati

“Hari ini, Mbak Yiyi orang yang paling suci di antara kami Mbak Yiyi. Dosanya kemarin diampuni Allah swt dan doamu hari ini paling mustajabah,” ujar Gus Miftah.

Yiyi mengisahkan bahwa keingingnnya untuk memeluk Islam berawal dari adanya panggilan hati. Setelah kian memantapkan niat untuk menjadi mualaf dan mendalami Islam melalui buku bacaan, Yiyi kemudian meminta saran kepada seorang sahabatnya perihal pembimbing yang kelak akan menuntunya. Sahabatnya tersebut kemudian menyarankan Yiyi datang kepada Gus Miftah untuk menuntunkan dua kalimat syahadat kepadanya.  

“Sebelumnya aku sering lihat YouTube Gus dan baca-baca buku Islam. Aku nanya ke ketum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), aku ada panggilan hati untuk masuk Islam. Terus, ketum bilang punya temen di Jakarta, Gus Miftah yang dulu bimbing Deddy Corbuzier,” urai Yiyi.  

Halaman:

Editor: Fathurohman Wahid

Sumber: NU Online


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah